Baca !!, Persyaratan Umum dan Khusus CPNS 2018

thumbnail

Tahun 2018 pemerintah akan kembali membuka kran penerimaan CPNS dengan quota yang lebih besar daripada tahun sebelumnya untuk mengisi banyak kursi kekosongan di tiap instansi diakibatkan banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun.




Pelaksanaan pendaftaran CPNS itu sendiri akan segera digelar dalam beberapa waktu mendatang di situs sscn.bkn.go.id 

Informasi Umum CPNS 2018

Berikut adalah beberapa informasi penting yang perlu diketahui, terkait rencana penerimaan CPNS 2018.

Quota Formasi Penerimaan CPNS tahun 2018 adalah diperuntukan untuk pusat dan daerah.Sistem penerimaan CPNS akan menggunakan "Minus Growth" dimana jumlah formasi CPNS yang akan diterima tidak akan melebihi jumlah ASN yang pensiun. Sementara angka PNS yang memasuki masa pensiun sebanyak 250 ribu orang, yang terdiri dari 38.000 PNS pusat dan sisanya PNS daerah.Kebutuhan CPNS diprioritaskan untuk jabatan fungsional (tertentu) dan jabatan teknis lain yang mendukung tugas inti (core business) instansi. Khusus untuk pemerintah daerah diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, serta jabatan-jabatan yang mendukung pembangunan infrastruktur. Usulan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) paling lambat diserahkan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) pada akhir Januari 2018Jumlah quota formasi penerimaan CPNS daerah lebih besar porsinya dibanding formasi CPNS pusat.Khusus formasi CPNS daerah, akan disesuaikan dengan usulan bupati dan gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang akan dikembangkan di daerah bersangkutan. Daerah yang belanja pegawainya lebih dari 50% dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tidak akan mendapatkan formasi.Tes menggunakan sistem CAT CPNS dan kelulusan berdasarkan passing grade yang ditetapkanUntuk mengikuti seluruh seleksi CPNS, para peserta tes TIDAK DIPUNGUT BIAYA apapun. 

Sebagai persiapan menjelang dibukanya pendaftaran, asncpns menyarankan kepada calon pelamar untuk 

Mempersiapkan persyaratan pelamaran.Mempersiapkan data-data kependudukan yang valid (KTP, Kartu Keluarga). Apabila terdapat ketidaksesuaian atas data-data kependudukan, disarankan agar calon pelamar segera memperbaharui data dimaksud di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

Persyaratan Umum CPNS

1.Setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut.Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI I POLRI, Pegawai BUMN I BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.Tidak berkedudukan sebagai Galon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah.Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar.Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir)Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.Bagi Wanita tidak bertato I bekas tato dan tindik I bekas tindik anggota badan lainnya selain di telinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat dan bagi Pria tidak bertato I bekas tato dan tindik / bekas tindik di anggota badan kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat.Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi negeri atau swasta dengan Program Studi yang terakreditasi minimal B/Sangat Baik dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) pada saat ljazah tersebut dikeluarkan, jika akreditasi tidak tertulis didalam ljazah, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari fakultas (Surat Keterangan Lulus Sementara tidak berlaku).Pelamar merupakan lulusan Sarjana/S-1 dan Diploma Ill /D-111 dengan lndeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2.75 (Dua koma tujuh lima) skala 4,00 (Empat koma nol) yang dibuktikan dengan fotokopi ljazah dan Transkrip Nilai yang dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau sederajat (wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar/CAT).Usia Minimal 18 tahun dan Maksimal 35 Tahun.

Persyaratan Khusus CPNS

Persyaratan khusus adalah persyaratan tambahan CPNS lainnya yang diberikan oleh masing masing instansi pemerintah sesuai kebutuhan jabatan. Persyaratan khusus antara instansi satu dengan instansi lainnya akan berbeda. Beberapa Persyaratan khusus yang biasa dipersyaratkan kepada pelamar diantaranya adalah:

TOEFL/TOEFL Prediction dari Lembaga Bahasa Perguruan Tinggi Negeri atau UPT Bahasa Perguruan Tinggi Negeri atau lembaga pendidikan Bahasa Inggris terakreditasi dengan nilai minimal 450. ( Kementerian PU, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, Lemsaneg) Menguasai bahasa lnggris dengan baik (lisan dan tulisan), dan/atau bahasa Perserikatan bangsa-bangsa (PBB) lainnya (Arab, Spanyol, Cina, Perancis, dan Rusia), dan/atau bahasa asing lainnya (Jepang) (Persyaratan khusus formasi Diplomat Kemenlu)

Berkas Kelengkapan

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan bagi calon pendaftar CPNS tahun 2018, diantaranya adalah:

Pendaftaran CPNS akan dilakukan secara online di sscn.bkn.go.idMemiliki email aktifSediakan scan pas foto berukuran 2x3, 4x6 berlatar belakang merah dengan format JPEG dan maksimal file ukuran 300KBScan ijazah dalam format PDF dengan maksimal file sebesar 300KBScan Transkip Nilai dalam format PDF dengan maksimal file ukuran sebesar 300KBScan Akte Kelahiran (PDF) max 300KBScan KTP (JPEG) max 300KBScan bukti akreditasi jurusan (PDF) max 300KB

Proses Seleksi

Proses seleksi adalah menggunakan sistem CAT CPNSTes terdiri dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (TKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (TKB)Materi ujian TKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensia Umum, dan Tes Karateristik Pribadi. TKD diselenggarakan bagi pelamar yang telah mendaftar pada portal nasional sesuai dengan ketentuan tatacara pendaftaran, dan telah mencetak Kartu Tanda Peserta Seleksi.Pada saat pelaksanaan tes TKD, setiap pelamar wajib menunjukkan Kartu Tanda Peserta Seleksi dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli yang masih berlaku yang digunakan saat registrasi pendaftaran, serta mengisi daftar hadir yang telah dilengkapi dengan pas foto pelamar.Pelamar hanya dapat melaksanakan TKD pada lokasi dan waktu yang telah ditentukan.Beberapa Kementerian menerapkan tes tambahan seperti tes kesehatan dan kebugaran dan tes kesamaptaan

Passing Grade CPNS

Jumlah soal yang akan diberikan pada tes seleksi CAT CPNS sebanyak 100 butir soal dengan lama waktu pengerjaan 90 menit.

Nilai CPNS sendiri akan ditentukan berdasarkan passing grade. Passing grade 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Intelegensia Umum (TIU) dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Passing grade ini tidak berlaku untuk peserta seleksi pada jalur khusus, yakni cumlaude, putra-putri Papua/Papua Barat, serta bagi peserta dari kelompok disabilitas. Untuk ketiga kelompok itu akan menggunakan perangkingan

Kelulusan Akhir

Kelulusan Akhir ditentukan berdasarkan hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang yang diatur dalam peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kelulusan akhir adalah hasil integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yaitu :

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan bobot 40%;Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan Bobot 60%;

Ketentuan Lain

Apabila pelamar memberikan keterangan/data yang tidak benar dan di kemudian hari diketahui, baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah diangkat menjadi CPNS/PNS, maka Kementerian atau instansi yang bersangkutan berhak menggugurkan kelulusan tersebut dan/atau memberhentikannya sebagai CPNS/PNS, menuntut ganti rugi atas kerugian negara yang terjadi akibat keterangan yang tidak benar tersebut, dan melaporkan sebagai tindak pidana ke pihak yang berwajib karena telah memberikan keterangan palsu.

Sumber: asncpns.com

Semoga informasi ini bermanfaat untuk rekan-rekan semuanya.Silahkan share juga buat rekan-rekan yang lain.

KEMISKINAN DI INDONESIA MENINGKAT TAJAM KARENA SKTM

thumbnail

Kebijakan pemerintah telah bergulir dan tidak dapat dianulir, penyelenggara pendidikan pun hanya dapat menerima kenyataan, tak dapat berbuat apa-apa, tidak mau melaksanakan dinyatakan membangkang dan terkena perkara, meski tahu bahwa SKTM itu akan menjadi senjata bagi mereka yang culas tapi tidak cerdas. Tidak sedikit orang pintar kalah dengan orang yang bodoh yang memiliki SKTM. Pada masa pendaftaran siswa baru tahun pelajaran 2018 SKTM kembali menjadi surat sakti, tidak ada sekolah yang berani menolak SKTM. Bahkan ada beberapa sekolah, seluruh siswa yang diterima ternyata ber-SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Meskipun hanya selembar Surat yang ditandatangani oleh kepala desa atau lurah, tetapi mampu menaklukkan kepala sekolah, bahkan kepala dinas. Benarkah pendidikan sedang diperjuangkan untuk maju atau sebaliknya. SKTM kembali menelan korban, anak-anak berprestasi, dengan semangat belajar tinggi, generasi yang akan memajukan negeri ini tak berdaya menghadapi kecerdikan para pialang kebobrokan bangsa.

Semoga para pemangku kebijakan segera introspeksi, membantu anak-miskin memang menjadi suatu kewajiban, terutama anak-anak miskin yang memiliki prestasi dan kemampuan lebih. Namun menjadi keliru apabila kebijakan itu dimanfaatkan dan disimpangkan oleh manusia-manusia yang merusak moral dengan menghalalkan segala cara. Mencerdaskan bangsa bukan berarti mengutamakan orang orang miskin, tetapi bagaimana membangkitkan semangat hidup anak-anak bangsa tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, sikaya dan simiskin. Perlakukan anak-anak bangsa sama, tanpa pandang bulu, biarlah mereka bermain, berkompetisi, berdedikasi di dunia pendidikan, membentuk dan mengembangkan karakter yang dimiliki, tanpa dibebani status.

Semoga cahaya kehidupan segera menerangi dunia pendidikan di negeri ini yang seselalu diselimuti kabut dan kegelapan

Sumber : igi.or.id

Sri Mulyani Sindir Tunjangan Guru: Besar tapi Tak Berkualitas

thumbnail


Menteri Keuangan Sri Mulyani saat hadir dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang Dewan Perwakilan Rakyat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 18 Mei 2018. TEMPO/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan besarnya tunjangan guru dalam bentuk sertifikasi tidak mencerminkan kualitas pendidik. Hal tersebut ia sampaikan kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

"Saya dulu memulai bahwa guru harus disertifikasi. Saya senang, tapi sekarang sering sertifikasi itu tidak mencerminkan apa-apa. Dia mungkin hanya prosedural saja untuk bisa mendapat tunjangan," kata Sri Mulyani di Aula Gedung Guru Indonesia, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Sri Mulyani melihat sertifikasi guru saat ini tidak dijadikan sebagai gambaran guru yang betul-betul profesional dan tidak menggambarkan guru yang bertanggung jawab terhadap kualitas mengajar.

Dia meminta guru berpikir keras bersama pemerintah mengenai kesejahteraan dan kualitas guru. Sebab, menurut Sri Mulyani, 20 persen atau Rp 444 triliun alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2018 digunakan untuk sektor pendidikan.

Sri Mulyani mengatakan konstitusi Indonesia mengharapkan keberpihakan kepada sumber daya manusia. Karena itu, menurut dia, pendidikan menjadi hal yang sangat penting.

Setiap tahun, kata Sri Mulyani, anggaran untuk pendidikan naik karena pendapatan dan belanja negara naik. Menurutnya, anggaran pendidikan pada 2009 sekitar Rp 160 trilun, pada 2013 naik menjadi Rp 332 triliun, dan pada 2017 juga naik menjadi Rp 419,8 triliun.

"Maka saya Menteri Keuangan pertama yang langsung melihat bahayanya mekanisme anggaran seperti itu. Bukan bahaya mengalokasikan anggaran pendidikan, tapi mekanisme (naik tiap tahun atau dapat 20 persen) seperti ini akan membuat kita teledor untuk merancang penggunaan anggaran," ujarnya.

Dari mekanisme seperti itu, Sri Mulyani menilai masih rendahnya peran guru dalam memikirkan anggaran yang didapat untuk apa, dengan target tujuan yang dihubungkan dengan kepentingan anak-anak Indonesia yang harus dididik.

Sri Mulyani, yang memang tumbuh dalam keluarga pendidik, juga menilai desain pendidikan Indonesia perlu dipikirkan lebih keras.

"Karena, kalau semua orang pelaku pendidikan sibuk ingin gaji dan tidak memikirkan pendidikannya, jadi siapa yang memikirkan? Desainnya mau gimana? Kalau misal dapat 20 persen, ini dipakai strateginya gimana? Apakah gaji, perbaikan kualitas guru, sekolah, atau teknologi?" ucapnya.

Sri Mulyani juga mengatakan PGRI merupakan pilar penting yang tidak hanya memperjuangkan kesejahteraan, termasuk tunjangan guru, tapi juga untuk memperjuangkan hasil pendidikan yang baik.

Menurutnya, murid melihat sikap guru sebagai perwakilan rakyat dan masyarakat Indonesia. Sikap tersebut juga terlihat dari cara guru menyapa, memberi tahu, sampai menilai murid. "Integritas pendidik adalah nilai yang tidak bisa diperjualbelikan," tuturnya

Sumber. Tempo.com

Bukan Pekerjaan Mudah, Ini Keluhan Fotografer Piala Dunia

thumbnail




Tiap pekerjaan punya kesulitannya masing-masing. Jadi seorang fotografer piala dunia misalnya. Buat orang awam, gak bakalan bisa mendalami profesi ini kalo gak punya keahlian. Begini keluhan fotografer soal susahnya profesi ini!


Siapa yang gak nonton ajang pertandingan bola terbesar, World Cup 2018 di Rusia. Berjuta-juta pasang mata para penggemar bola menyaksikan ajang ini. Gimana gak dirayakan, ajang ini cuma ada setiap 4 tahun sekali.

Bukan cuma penonton yang pengen mengabadikan momen secara langsung menonton ajang tersebut, para fotografer sepakbola juga menangkap semua momen cantik dan langka yang terjadi di dalam dan di luar pertandingan.

Siapa bilang gampang? Pekerjaan kaya gini gak gampang lho, Feedies. Dilansir dari Shutterstock, curhatan dari pria bernama Eddie Keogh yang merupakan seorang fotografer Piala Dunia. Profesi kaya gini udah dilakukannya sejak umurnya masih 23 tahun pada pagelaran Piala Dunia tahun 1986 di Mexico.

Menurutnya pekerjaan ini membutuhkan ‘keajaiban’ yang cuma terjadi sepersekian detik. Kalo menekan terlalu cepat, foto yang dihasilkan terkesan biasa aja. Tapi kalo terlalu lambat bisa jadi momen bersejarah hilang selamanya. Jadi butuh konsentrasi dan insting yang kuat supaya bisa memotret momen-momen yang langka dalam ajang ini.

Hal inilah yang dialaminya waktu menyaksikan sendiri momen ‘tangan Tuhan’ waktu pemain legendari Argentina, Diego Maradona mendorong bola ke dalam gawang Inggris pada babak perempat final.


Menurut Eddie, proses memotret pertandingan Piala Dunia dari tahun ke tahun udah berubah banget sejak tahun 1986. Dia ingat, dulu kalo pengen mengirimkan satu foto ke London dibutuhkan waktu tiga jam dan film yang dihasilkannya harus dicucinya sendiri di kamar hotelnya.

Hal tersebut udah pasti berbeda banget sama jaman sekarang. Walaupun udah masuk dunia digital yang membuat mengambil momen indah dan mengirimkannya gampang banget. Menurut Eddie, hal itu tetap aja gak bikin pekerjaan sebagai fotografer Piala Dunai makin mudah.

Menurut Eddie, sekarang banyak klien dan masyarakat yang menginginkan ekspetasi foto lebih tinggi bila dibandingkan dulu.

Client ingin foto yang memperlihatkan apa yang terjadi pada pertandingan, fans, momen ketika timnas memasuki arena pertandingan, setiap insiden, dan gol yang terjadi pada setiap pertandingan. Intinya sekarang semua tentang kecepatan,” kata Eddie.


Kamu gimana? Tertarik juga untuk jadi fotografer Feedies?
Sumber: feedme.id

Adakah sistem yang keliru ?

thumbnail

Adakah Sistem Yang Keliru ?
sumber foto: myinfomath.blogspot.com

Awal abad ke – 21 ditandai dengan berbagai perubahan yang mencengangkan. Kenyataan tersebut telah menghadapkan masalah pendidikan pada suatu kesadaran kolektif. Sebagai agen perubahan sosial pendidikan nilai yang berada dalam atmosfer modernisasi dan globalisasi saat ini dituntut untuk mampu memainkan peranannya secara dinamis dan pro-aktif. Kehadirannya diharapkan mampu membawa perubahan dan kontribusi baru yang berarti bagi perbaikan moral manusia, baik pada tataran intelektual teoritis maupun praktis.
Berangkat dari referensi tersebut, apakah pendidikan sejalan dengan tujuannya atau justru mengalami kemunduran dan berpaling jauh dari tujuannya. Berikut akan kami uraikan terkait dengan masalah Pendidikan.
1. Arti Guru dulu dan Guru Sekarang
Sekurang-kurangnya selama dua dasawarsa terakhir ini hampir setiap saat, media massa khususnya media cetak dan media online memuat berita tentang guru. Namun, berita-berita tersebut cenderung memberitakan berita yang melecehkan posisi para guru, sedangkan guru-guru nyaris tak mampu membela diri.
Hugget (1985) mencatat sejumlah besar politisi Amerika Serikat yang mengutuk para guru kurang profesional, sedangkan orangtua juga telah menuding mereka tidak kompoten dan malas. Kalangan industri pun memprotes para guru karena hasil didikan mereka dianggap tidak bermamfaat. Tuduhan dan protes tersebut sudah tentu memorosotkan harkat dan martabat para guru.
Padahal, zaman dulu jauh sebelum era globalisasi dan sampai pada generasi milenial sekarang ini, profesi dan posisi guru konon di hormati seperti para priyayi. Dalam deretan kegiatan atau even-event tertentu, guru selalu berada di barisan utama para pemangku jabatan.. bukan hanya itu,secara psikologis, harga diri dan wibawa para gurujuga tinggi, sehingga para orangtua pun berterimakasih jika anak-anaknya “di hajar” guru kalau anak-anaknya berbuat kurang ajar dan mengganggu. Jadi posisi guru di mata kalangan masyarakat sangat terhormat.
Berbeda dengan keadaan sekarang, kini keadaan Guru telah berubah drastis. Profesi guru adalah profesi yang “kering”., dalam artian kerja keras para guru membangun SDM hanya sekedar untuk mempertahankan kepulan asap dapur mereka saja. Bahkan harkat dan martabat mereka di mata masyarakat merosot, seolah-olah menjadi warga negara kelas dua yang tidak memiliki peran sama sekali.
Sementara itu, wibawa para guru di mata murid pun jatuh. Murid-murid masa kini, khususnya yang menduduki sekolah-sekolah baik di di desa maupun di kota keluhan guru-guru sama. yaitu mereka menghormati guru-guru karena ingin mendapatkan nilaiyang tinggi atau ingin naik kelas.
Sikap dan perilaku masyarakat seperti itu tak sepenuhnya tanpa alasan yang bersumber para guru. Ada sebagan guru yang terbukti memang berpenampilan tidak mendidik. Ada yang memberi hukuman di luar batas kewajaran, bahkan ada juga guru yang melakukan pelecehan seksual terhadap murid-muridnya.
Kelemahan lain yang di sandang par guru adalah rendahnya tingkat kompetensi profesionalisme mereka. Hasil penelitian Suyono ( dalam Akbar) tentang mutu guru di berbagai jenjang pendidikan mengatakan bahwa : guru kurang mampu merefleksikan apa yang pernah di lakukan, dalam pemenuhan tugas, guru terpancing untuk memenuhi target minimal, yaiti agar murid mampu menjawab soal-soal dengan benar, para guru tampat enggan berpaling dari model pembelajaran yang di anggap tepat, guru selalu mengeluh tentang kurang lengkap dan kurang banyaknya buku paket, kecendrungan guru dalam melaksanakan tugas mengajar, ”hanya” memindahkan informasidan ilmu pengetahuan saja, dan dimensi pengembangan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif kurang di perhatikan. Selain itu banyak guru mempunyai pekerjaan sdampingan untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahtraan hidupnya.
Jadi, tak heran jika di antara guru ada yang mengalami stres dan frustasi sehingga ada oknum guru yang tidak kuat imannya, berbuat di luar batas norma edukatif dan norma susila seperti yg di jelaskan sebelimnya.
2. Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter dewasa ini menjadi solusi alternatif bagi perkembangan siswa menjadi insan ideal. Pendidikan karakter diarahkan untuk menanamkan karakter bangsa secara menyeluruh, baik pengetahuan (kognitif), nilai hidup (afektif), maupun tindakan terpuji (psikomotor). Dengan pendidikan karakter diharapkan lahir manusia Indonesia yang ideal seperti yang dirumuskan dalam UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. UU Sisdiknas tersebut menyatakan bahwa fungsi pendidikan Indonesia adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Sedangkan tujuan pendidikan Indonesia adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Tujuan dan fungsi pendidikan nasional tersebut mengandung makna secara substansi bahwa pendidikan kita diarahkan kepada pendidikan berbasis pembangunan karakter.
Belakangan ini banyak sekali pelatihan-pelatihan yang di lakukan oleh pemerintah untuk para guru. Mulai dari pelatihan K-13, Pelatihan pengembangan keprofesionalisme guru, dan pelatihan-pelatihan lainnya kaitannya dengan peningkatan kompotensi guru. Yang menjadi pertanyaan adalah, Apakah dengan banyaknya pelatihan-pelatihan yang di lakukan oleh pemerintah yang di ikuti para guru menjadikan mereka berkarakter ? apakah murid-murid juga berkarakter, implikasi dari pelatihan para guru ?
Menurut Khairil, ada tiga hal yang menjadi perhatian terkait upaya menanamkan pendidikan karakter. Pertama, kesadaran jika perubahan dan pembentukan karakter tidak bisa dilakukan dalam waktu sesaat. Kedua, minimnya waktu belajar siswa di sekolah-sekolah. “Yang ketiga itu lebih penting, jangan menyimpulkan gagalnya pendidikan karakter karena sebuah kasus. Kita harus menyimpulkan pada fakta yang menggejala, jika kesalahan pendidikan dituding sebagai gagalnya pendidikan karakter, saya rasa itu tidak adil,” kata Khairil, Minggu (11/12/2011) malam, seusai membuka kampanye nasional “Peran Penelitian dan Pengembangan dalam Pembangunan Karakter Bangsa”, di Hotel Horison, Bandung, JawaBarat.(https://edukasi.kompas.com/read/2011/12/12/10273315/gagalnya.pendidikan.karakter.kesalahan.pendidikan)
Menurut Prof. Dr Jasruddin, M.Si dalam Kuliah Tamu di Universitas Muhammadiyah Makassar program Pascasarjana di Ged. Aula Kedokteran (senin,30 April 2018), Menyampaikan bahwa, Pendidikan karakter itu tidak untuk di ajarkan, akan tetapi di contohkan sebagaimana yang di lakukan oleh Rasulullah SAW dalam menanamkan dan menumbuhkan karakter terhadap para sahabat yakni dengan mencontohkan kebaikan-kebaikan.
3. Realitas Pendidikan Masa kini
Pada awalnya pendidikan dimaksudkan untuk mendidik benih manusia agar anak manusia ini tumbuh menjadi seorang yang berakhlak tinggi dan mulia, yang berbeda dengan manusia purba. Investasi manusia di sini berarti memanusiakan manusia, yaitu mengajarkan nilai kehidupan kepada seorang anak manusia, yang diibaratkan benih manusia. Misi utama lembaga pendidikan adalah mengajarkan budi pekerti, etika, saling mengalah dan mendulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Hal ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun dalam masyarakat. Setelah itu institusi dan tenaga pendidik baru akan mengajarkan keterampilan yang membuat benih manusia itu mampu menyokong hidupnya sendiri di masa depan.
Pendidikan sekarang lebih berorientasi kepada bagaimana meningkat kecerdasan, prestasi, keterampilan, dan bagaimana menghadapi persaingan. Pendidikan sekarang kehilangan misi utamanya untuk investasi karakter manusia.Pendidikan moral dan karakter bukan lagi merupakan faktor utama seorang anak mengenyam pendidikan. Kedua hal ini dianggap menjadi tugas para tokoh agama, tugas orang tua atau wali di rumah. Sekolah berlomba menonjolkan kurikulum yang dipercaya bisa menciptakan generasi muda super dari usia sedini mungkin.
Momentum hari pendidikan Nasional 2018, harapan kami perlu di lirik dan meriview kembali sistem pendidikan yang berlaku. Mengutamakan tujuan pendidikan yang menghasilkan kualitas SDM yang mumpuni, bukan menghasilkan SDM yang hanya sebatas melakoni atau sebagai penikmat pendidikan. Output Pendidikan di harapkan mampu sebagai pelaksana, perombak, dan solusi dari permasalahan pendidikan yang ada, bukan sebaliknya menambah beban dan menjadi masalah di dunia Pendidikan.

Sumber: igi.com

Pengertian Fresnel Zone & Line Of Sight (LOS)

thumbnail


TRANSMISI  GELOMBANG MIKRO

Apa itu transmisi?

Transmisi dalam dunia telekomunikasi adalah suatu teknik untuk mengirimkan informasi dari satu titik ke titik yang lain. Dalam teknik transmisi media yang sering digunakan kabel tembaga, coax, serat opik dan gelombang mikro. Pada tulisan ini saya mencoba untuk menerangkan tentang transmisi gelombang mikro.

Apa itu gelombang Mikro?

Gelombang Mikro (microwave) adalah gelombang elektromagnetik yang bersifat transfersal dengan frekuensi super tinggi (SHF, Super High Frekuensi) diatas 3 GHz dengan panjang gelombang berkisar antara 0.3-300 cm.

Sistem transmisi gelombang Mikro terdiri dari dua macam yaitu:

 Sistem transmisi gelombang Mikro AnalogMenggunakan gelombang radio dengan    modulasi FM (Frequency Modulation), baik dengan sistem penjamakan (Multiplexing)  frekwensi (FDM) atau waktu (TDM).                                                                                               Sistem transmisi gelombang Mikro DigitalMenggunakan gelombang radio dengan  modulasi digital ( PSK atau QAM), dan menggunakan penjamakan (multiplexing)  TDMA.Lanjut kita bahas mengenai Fresnel Zone.


FRESNEL   ZONE

Sebelum memperkenalkan Fresnel zone, terlebih dahulu kita perlu mengetahui apa itu wireless.

Wireless, dalam bahasa Indonesia berarti jaringan tanpa kabel (nirkabel) yang menggunakan udara sebagai media transmisinya untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik.

Wireless telah lama berkembang, beberapa ilmuan pun telah membuktikan keberadaan wireless secar ilmiah dengan adanya penemuan-penemuan seperti radio, radar dan lain sebagainya. Dari masa ke masa penggunaan wireless semakin luas dan bertambah.  Yang sering digunakan adalah wireless pada lokal area (WLAN). Yaitu LAN Yang menggunakan media transmisi wireless bisa berupa frekuensi radio, inframerah ataupun sinar laser untuk berkomunikasi di antara work station dan file server ataupun hub.

Sinyal nirkabel dipengaruhi oleh beberapa kondisi dan posisi. Salah satu metode untuk menentukan pengaruh kekuatan sinyal nirkabel adalah Fresnel zone. Fresenel zone merupakan besaran tak terhingga dari pola radiasi yang terpancar keluar  dari circular aperture. Zona Fresnel ini adalah hasil pola difraksi dari circular aperture.

Fresnel zone ini digunakan sebagai media rambat frekuensi dari gelombang elektromagnetik yang nantinya menghasilkan sebuah jaringan nirkabel.

Fresnel zone adalah suatu daerah pada suatu lintasan transmisi gelombang mikro yang digambarkan berbentuk elips yang menunjukkan interferensi gelombang RF jika terdapat blocking. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 1 dibawah ini.

Fresnel Zone, dapat dihitung dengan rumus berikut:

 r =  72.6 X sqrt (d/4f)

di mana           r : fresnel zone (feet)    

            d : Jarak (miles)

                        f : Frekuensi (GHz)

atau jika d dalam Km maka dan r dalam meter,dapat dirumuskan sebagai berikut:

r = 17.32 X sqrt(d/4f).

Pada fresnel zone, tidak boleh adanya gangguan sinyal transmisi karena ini akan mengakibatkan refraksi, difraksi dan refleksi yang pada akhirnya akan melemahkan sinyal yang diterima oleh Rx. Fresnel zone dibuat beberapa tingkat, yang mana untuk tingkat 1, benar-benar tidak boleh adanya obstacle.

Suatu sinyal transmisi secara consensus dikatakan baik jika 60%+3m dari fresnel zone tidak ada penghalang.

Contoh perhitungan fresnel zone sebagai berikut:

Misal Suatu Tx dengan frekuensi transmisi 15 GHz dan Jarak Tx-Rx 2 Km, maka fresnel zone dapat dihitung sebagai berikut.

 r = 17.32 * sqrt(d/4f)

   = 17.32 * sqrt(2/4*15)

   = 3.1632 m

dan transmisi akan baik jika 60% * 3.1632 + 3 (4.89792) m fresnel zone bebas dari halangan.

Gambar 2.Fresnel Zone
Gambar 1.Fresnel Zone


Line Of Sight (LOS)

LOS ( Line Off Sight)

Dalam transmisi gelombang mikro kita mengenal istilah LOS. Apa itu sebenarnya LOS? LOS ( Line Off Sight) adalah suatu kondisi dimana antara pengirim (Tx) dengan penerima (Rx) dapat saling melihat tanpa ada penghalang.

LOS dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini:

  1. Panjang lintasan
          Adalah panjang lintasan antara Tx dan Rx

  1. Faktor K                                                                                                                                 
          Faktor pengali jari-jari bumi. Untuk indonesia k: 1.33 atau 4/3

  1. Kontur bumi
          Adalah kondisi permukaan dari bumi yang bisa berupa bukit, lembah dan lainnya.
   
  1. Daerah fresnel
          Adalah daerah berupa lintasan elips dalam lintasan propagasi gelombang radio dimana daerah             tersebut dibatasi oleh gelombang tak langsung (indirect signal) dan mempunyai beda panjang             lintasan dengan sinyal langsung sebesar kelipatan ½λ atau 2 kali ½λ.

  1. Tinggi penghalang
          Tinggi penghalang atau obstacle, yang bisa berupa pohon, gedung atau bangunan lainnya.



Gambar LOS.1


Gambar LOS.2


Gambar LOS.3