Home » , » 4 Cara Mengetahui Bug Operator Wajib Dicoba

4 Cara Mengetahui Bug Operator Wajib Dicoba

Operator telekomunikasi dewasa ini tidak terlepas dari berbagai macam jenis bug yang bisa membuat layanan mereka menjadi kurang maksimal, bahkan memberikan celah bagi pengguna tertentu untuk memanfaatkan bug tersebut agar dapat menggunakan beberapa fitur khusus yang semestinya tidak dapat diakses pada kondisi normal, seperti misalnya menggunakan bug tersebut untuk dapat mengakses internet secara gratis.

Bagi user, kadang kala adanya bug ini sangat menguntungkan, dan tidak mungkin bug yang dimiliki oleh operator tersebut dapat dimusnahkan secara utuh karena ada beberapa hal yang membuat operator akan membuka bug tersebut untuk memastikan agar layanan yang dimiliki masih dapat berjalan. Misalnya adalah halaman yang muncul ketika kuota internetmu habis dan kamu mencoba untuk mengakses internet, adalah salah satu jenis bug yang bisa dimanfaatkan untuk mengakses internet secara gratis apabila para pengguna dapat memanfaatkannya. Dengan adanya bug ini fungi bandwidth sebagai sarana transfer data dapat kembali diaktifkan.

Lantas bagaimanakah cara mengetahui bug operator yang bisa dimanfaatkan bagi operator untuk menambal celah tersebut, atau bagi para pengguna umum dapat memanfaatkannya sebagai sebuah pembelajaran tentang sistem komunikasi yang dimiliki oleh operator? Berikut ini adalah beberapa cara mengetahui bug operator yang bisa kamu lakukan secara mandiri melalui laptop atau komputer di rumah ataupun melalui telepon genggam yang kamu miliki yang telah terkoneksi melalui jaringan internet yang dimiliki oleh operator tertentu.

1. Mengecek domain yang terhubung dengan domain utama operator melalui dnsdb.org

Langkah pertama untuk mengetahui apakah dalam operator terdapat bug atau tidak adalah dengan memanfaatkan situs tertentu untuk mengetahui domain-domain apa saja yang terhubung pada domain utama operator tersebut, yang biasanya mengandung celah atau bug yang bisa diakses sekalipun tidak terdapat kuota tertentu. Misalnya adalah, apabila kita menggunakan kartu SIM dari operator tertentu yang memiliki domain utama yuzom.com. Maka kita tinggal mengetik yuzom.dnsdb.org untuk mengetahui domain-domain lain yang berhubungan dengan domain tersebut dan dapat dicek satu-satu apakah bisa terhubung ketika tidak terdapat kuota atau tidak. Dengan adanya celah ini kamu dapat memanfaatkan celah untuk fungsi komputer server untuk memberikan response yang sesuai kebutuhanmu.

2. Mengecek domain yang terhubung dengan domain utama operator melalui atsameip

Selain menggunakan dnsdb.org, kamu juga bisa memanfaatkan pengecek domain terhubung melalui situs lainnya yaitu melalui atsameip. Cara bekerja atsameip ini cukup mirip dengan dnsdb.org, hanya saja pada atsameip terdapat recent queries yang bisa kamu manfaatkan untuk mengetahui host atau domain apa saja yang telah di tes sebelumnya. Dengan demikian kamu bisa memanfaatkannya untuk mengetahui bug operator dengan lebih cepat karena telah dites oleh orang lain terlebih dahulu. Akan tetapi apabila ternyata bug tersebut mati atau memang bukanlah merupakan sebuah bug, tentu saja kamu juga tidak dapat menggunakannya sebagai bug untuk operator tertentu. Dengan aplikasi semacam inilah kamu mengetahui bahwa fungsi IP address cukup penting untuk mengetahui mana host yang memiliki celah akses dan mana yang tidak.

3. Menggunakan port yang terbuka pada domain tertentu

Di dalam dunia komunikasi komputer, selalu terdapat port tertentu yang merupakan alamat fitur atau alamat akses yang terbuka di dalam sistem tersebut. Misalnya pada situs google.com, terdapat port 80 yang terbuka dan dapat diakses oleh banyak orang. Artinya semua orang bisa mengunjungi atau mengakses data dari server google.com melalui port 80 sehingga akses atau hak-hak akses yang dimiliki oleh pengguna tersebut juga akan sebatas pada akses apa yang disediakan pada port tersebut. Kadang kala port ini terbuka dan oleh karenanya dapat dijadikan celah oleh para pengguna tertentu untuk memanfaatkan port tersebut sebagai celah akses untuk membuka akses jaringan. Pada jaringan kabel port ini tentu terhubung melalui kabel UTP yang salah satu fungsi kabel UTP adalah untuk menghubungkan komputer ke jaringan tertentu. Ada macam-macam software jaringan yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui port ini.

Untuk mengetahui port mana saja yang terbuka pada suatu domain tertentu, maka kamu bisa memanfaatkan aplikasi port scanner untuk mengetahui port mana saja yang terbuka pada sebuah domain dan dapat diakses secara bebas. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk mengetahui port mana saja yang terbuka pada suatu domain atau suatu jaringan tertentu, dan cukup terkenal dalam dunia komputer adalah nmap. Salah satu hasil scan nmap misalnya adalah sebagai berikut.

Starting Nmap 7.01 ( https://nmap.org )

Nmap scan report for 114.4.66.58

Host is up (0.26s latency).

PORT STATE SERVICE VERSION

21/tcp filtered ftp

22/tcp filtered ssh

25/tcp filtered smtp

80/tcp open http Microsoft HTTPAPI httpd 2.0 (SSDP/UPnP)

443/tcp open ssl/http Microsoft HTTPAPI httpd 2.0 (SSDP/UPnP)

3389/tcp filtered ms-wbt-server


Dari hasil pencarian port di atas, dapat dilihat bahwa terdapat akses Transmission Data Protocol (TCP) yang terbuka pada port 80 dan juga 443. Dengan demikian kita bisa memanfaatkan port 443 melalui jaringan atau domain tersebut untuk menggunakan VPN atau SSH yang membuka jaringan melalui port 443, yang memanfaatkan output stream dari tcp bug yang dimiliki host atau dari jaringan pada suatu sistem operator tertentu. Melihat bahwa host 114.4.66.58 di atas memiliki celah untuk diakses, maka kamu dapat menggunakannya sebagai host untuk mengakses jaringan internet pada jaringan sistem operator tertentu yang membuka akses pada domain tersebut. Oleh karena celah inilah kenapa firewall diperlukan, karena memiliki manfaat firewall dalam mengatasi serangan port scanner.

4. Melakukan dan melihat scan header

Langkah untuk mengetahui bug operator berikutnya adalah dengan cara menggunakan analisis terhadap header scanner pada suatu domain tertentu. Caranya adalah kamu tinggal menggunakan suatu aplikasi yang memiliki fitur host checker atau bug checker untuk mencari tau response header dari server domain tersebut ketika kita mengaksesnya melalui jaringan operator tertentu. Misalnya kita ingin mengetahui apakah host yuzom.com dapat mengirimkan response yang baik untuk membuka akses jaringan atau tidak, maka kita tinggal mengetikkan nama domain tersebut lalu klik bug checker atau host checker ketika kita mengakses domain tersebut melalui jaringan dari suatu operator tertentu. Misalnya, berikut ini adalah suatu contoh fiktif terhadpa header scan pada situs fiktif yuzom.com melalui aplikasi HTTP Injector.

HTTP/1.1 302 Redirect

Content-Length: 150

Content-Type: text/html; charset=UTF-8

Location: https://yuzom.com/

Server: Microsoft-IIS/8.0

X-Powered-By: ASP.NET

Access-Control-Allow-Origin:

X-Frame-Options: GOFORIT


Dari laporan di atas, maka da beberapa informasi penting yang biasanya digunakan oleh para pencari bug baik dari operator itu sendiri atau dari para pengguna umum yang biasanya menggunakan host tertentu untuk menjadi jalan agar bisa mengakses internet menggunakan bug host tersebut

Thanks for reading 4 Cara Mengetahui Bug Operator Wajib Dicoba

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment