Home » , , , , » Ingat, CPNS Kantongi NIP dan SK Tak Otomatis Jadi PNS

Ingat, CPNS Kantongi NIP dan SK Tak Otomatis Jadi PNS

Di era UU ASN tidak ada kata toleransi bagi CPNS yang tidak memenuhi kualifikasi dan syarat pengangkatan.

Hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran (TA) 2017 yang lulus ujian kementerian / lembaga yang membuka lowongan CPNS TA 2017 telah mengantongi Nomor Induk Pegawai (NIP) dan menerima Surat Keputusan (SK) sebagai CPNS. Diaku CPNS pada Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Agama dan Kementerian Pertanian.

 

Meski demikian Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak secara otomatis CPNS yang telah mengantongi NIP dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, dalam siaran pers yang mengutip hukumonline,Senin (5/2).

 

Menurut Ridwan, ada beberapa ketentuan dan kualifikasi bagi CPNS yang harus dipenuhi untuk dapat diangkat sebagai PNS. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

 
Pasal 34 ayat (1) - (5):

(1). CPNS wajib selama masa percobaan 1 (satu) tahun; 
(2). Masa percobaan yang dimaksud pada ayat (1) merupakan masa prajabatan; 
(3). Masa prajabatan; 
(4). Proses pendidikan dan pelatihan untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan penguatan profesionalisme serta fasilitas; 
(5). Pendidikan dan pelatihan hanya dapat mengikuti 1 (satu) kali.

Pasal 36:

1). Calon PNS yang diangkat menjadi PNS harus memenuhi syarat: 
a. Lulus pendidikan dan pelatihan bangun pada pasal 34 
b. Sehat jasmani dan rohani

(2). Calon PNS yang telah memenuhi syarat untuk dibagikan pada ayat (1) diangkat menjadi PNS oleh PPK ke dalam jabatan dan pangkat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 37 ayat (2):

Sebuah. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri; 
b. Meninggal dunia; 
c. Terbukti melakukan jarak disiplin tingkat sedang dan berat; 
d. Buat keterangan atau bukti yang tidak benar pada waktu melamar; 
e. Dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap; 
f. Menjadi anggota dan pengurus partai politik; 
g. Tidak mau mengucapkan sumpah / janji pada saat diangkat menjadi PNS.

 

"Bagi CPNS yang tidak memenuhi syarat dan persyaratan yang ada pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 ini, bisa diberhentikan sebagai CPNS," kata Ridawan.

 

Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian BKN, Aris Windiyanto, menambahkan selama masa percobaan CPNS dalam jangka waktu 1 (satu) tahun, rekan rekan CPNS akan menilai apakah memenuhi unsur kelayakan pengangkatan sebagai PNS atau tidak. Dia yang memiliki NIP dan SK CPNS tidak memiliki status perubahan menjadi PNS secara otomatis.

 

Aris mengatakan, di era UU ASN tidak ada kata toleransi bagi CPNS yang tidak memenuhi kualifikasi dan syarat pengangkatan. Dia meminta CPNS dapat membuktikan diri sekalian pantas diterima dan sudah sungguh-sungguh sukses bersaing dengan puluhan ribu kompetitor CPNS lain.

 

"Jadi anda sekalian yang menentukan, selamat bekerja dan berkarya," kata Aris seperti dari halaman BKN.

Source . http://m.hukumonline.com/berita/baca/lt5a78191d888fa/ingat--cpns-kantongi-nip-dan-sk-tak-otomatis-jadi-pns?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Thanks for reading Ingat, CPNS Kantongi NIP dan SK Tak Otomatis Jadi PNS

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment