Home » » Kenali Adobe InDesign Sebelum Nekat Mendesain Majalah Dengan CorelDraw

Kenali Adobe InDesign Sebelum Nekat Mendesain Majalah Dengan CorelDraw

CorelDraw bukan perangkat lunak yang tepat untuk publishing. Jika anda masih menggunakan CorelDraw untuk membuat majalah atau semacamnya, anda telah melewatkan kemudahan luar biasa yang ditawarkan Adobe InDesign.

CorelDraw adalah perangkat lunak desain grafis berbasis vector. Sedangkan Adobe InDesign adalah perangkat lunak desain layout halaman. Dari fungsinya sudah jelas bahwa untuk membuat majalah/buku (atau bahkan brosur), anda sebaiknya mulai menggunakan Adobe InDesign.

Hanya dengan tiga poin utama ini, anda harus segera mulai mengenal Adobe InDesign.

1. Adobe InDesign menggunakan metode link untuk semua aset visual.

Pernah merasakan lamanya proses memuat satu berkas CorelDraw? Itu karena CorelDraw tidak menggunakan metode link untuk semua aset visualnya.

Screenshot yang memperlihatkan bahwa aset visual di berkas Adobe InDesign dimuat melalui link.

Berbeda dengan Adobe InDesign yang menggunakan metodelink. Metode ini memungkinkan anda untuk membuat banyak halaman dalam satu berkas. Berkas InDesign tidak menyimpan semua elemen visual yang terdapat dalam sebuah berkas namun hanya ‘memanggil’ elemen-elemen tersebut ketika anda membuka berkas. Ini membuat ukuran berkas menjadi relatif kecil dan berdampak pada penggunaan yang cepat dan ringan.

2. Sebagai perangkat lunak khusus publishing, Adobe InDesign memiliki fitur hyphenation yang lebih baik.

Fungsi ini penting untuk menjaga tampilan teks dalam sebuah kolom agar memiliki komposisi terbaik. Untuk mendapatkan hasil terbaik (apabila majalah/buku anda terbit dalam Bahasa Indonesia) idealnya anda harus memasukkan berkas dictionary Bahasa Indonesia ke dalam Adobe InDesign. Hal ini diperlukan karena hanya berdasarkan berkas dictionary ini, Adobe InDesign dapat melakukan pemenggalan kata dengan tepat sesuai kaidah Bahasa Indonesia.

3. Satu fitur yang pasti tidak dimiliki oleh CorelDraw adalah book.

Adobe InDesign memiliki fitur book. Fitur ini sangat berguna ketika anda ingin mendesain sebuah buku yang terdiri dari beberapa bab.

Fitur Book yang memungkinkan anda merangkum banyak bab dalam satu kesatuan berkas book. Sangat memudahkan proses editing.

Untuk membuat berkas terorganisir dengan baik, anda dapat membuat beberapa berkas sesuai dengan jumlah bab. Kemudian berkas-berkas bab ini disatukan dalam sebuah berkas book. Ketika anda membuka berkas book ini, ada sebuah panel book di mana terdapat berkas-berkas bab yang ada buat sebelumnya. Anda dapat melakukan proses edit pada semua bab langsung dari panel book ini.

Ditambah lagi, setelah proses desain anda selesai, anda dapat melakukan ekspor ke PDF siap cetak secara langsung dari panel book.

Fitur yang memungkinkan mengekspor seluruh berkas dalam berkas book ke format PDF siap cetak sekaligus.

Sangat menghemat waktu.

Adobe InDesign mungkin nampak tidak familiar bagi praktisi desain pemula. Mungkin karena hal inilah mereka menggunakan CorelDraw untuk membuat sebuah majalah. Dengan artikel singkat ini mudah-mudahan CorelDraw dan Adobe InDesign dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Selamat berkarya!

Thanks for reading Kenali Adobe InDesign Sebelum Nekat Mendesain Majalah Dengan CorelDraw

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment