Home » » KEMISKINAN DI INDONESIA MENINGKAT TAJAM KARENA SKTM

KEMISKINAN DI INDONESIA MENINGKAT TAJAM KARENA SKTM

Kebijakan pemerintah telah bergulir dan tidak dapat dianulir, penyelenggara pendidikan pun hanya dapat menerima kenyataan, tak dapat berbuat apa-apa, tidak mau melaksanakan dinyatakan membangkang dan terkena perkara, meski tahu bahwa SKTM itu akan menjadi senjata bagi mereka yang culas tapi tidak cerdas. Tidak sedikit orang pintar kalah dengan orang yang bodoh yang memiliki SKTM. Pada masa pendaftaran siswa baru tahun pelajaran 2018 SKTM kembali menjadi surat sakti, tidak ada sekolah yang berani menolak SKTM. Bahkan ada beberapa sekolah, seluruh siswa yang diterima ternyata ber-SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Meskipun hanya selembar Surat yang ditandatangani oleh kepala desa atau lurah, tetapi mampu menaklukkan kepala sekolah, bahkan kepala dinas. Benarkah pendidikan sedang diperjuangkan untuk maju atau sebaliknya. SKTM kembali menelan korban, anak-anak berprestasi, dengan semangat belajar tinggi, generasi yang akan memajukan negeri ini tak berdaya menghadapi kecerdikan para pialang kebobrokan bangsa.

Semoga para pemangku kebijakan segera introspeksi, membantu anak-miskin memang menjadi suatu kewajiban, terutama anak-anak miskin yang memiliki prestasi dan kemampuan lebih. Namun menjadi keliru apabila kebijakan itu dimanfaatkan dan disimpangkan oleh manusia-manusia yang merusak moral dengan menghalalkan segala cara. Mencerdaskan bangsa bukan berarti mengutamakan orang orang miskin, tetapi bagaimana membangkitkan semangat hidup anak-anak bangsa tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, sikaya dan simiskin. Perlakukan anak-anak bangsa sama, tanpa pandang bulu, biarlah mereka bermain, berkompetisi, berdedikasi di dunia pendidikan, membentuk dan mengembangkan karakter yang dimiliki, tanpa dibebani status.

Semoga cahaya kehidupan segera menerangi dunia pendidikan di negeri ini yang seselalu diselimuti kabut dan kegelapan

Sumber : igi.or.id

Thanks for reading KEMISKINAN DI INDONESIA MENINGKAT TAJAM KARENA SKTM

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment