Home » » Struktur Dasar Pemrograman dalam Bahasa C++

Struktur Dasar Pemrograman dalam Bahasa C++


C++ adalah salah satu bahasa pemrograman yang sangat terkenal di dunia ini :v Di ITB, mata kuliah PTI-B sebagian besar menggunakan C++ sebagai bahasa pemrograman yang membuat banyak mahasiswa (terutama mahasiswa non-STEI) bete setengah mati :v
Oke, cukup bercandanya, sebenarnya pemrograman dalam bahasa C++ itu seperti apa sih? Layaknya bahasa pemrograman pada umumnya, bahasa pemrograman C++ memiliki aturan dan sintaks-sintaks yang harus dipatuhi. Secara general, ada input, proses dan output. Bahasa C++ adalah case sensitive, dimana  huruf kapital dan huruf kecil berpengaruh dalam proses pemrograman.
Secara umum, struktur bahasa C++ adalah seperti ini :
Image
Selain itu, hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemrograman adalah pendeklarasian variabel dan operasi yang digunakan pada algoritma
Pendeklarasian variabel berkaitan erat dengan tipe data. Secara umum, tipe data dasar yang dimiliki oleh C++ adalah int (untuk bilangan bulat), float (untuk bilangan real), bool (boolean), char (karakter), dan string (kata/kalimat). Ingat juga, kalau string dapat dibentuk dari array of char. Sementara itu, tipe data turunan dalam C++ ada array (sekumpulan data yang disimpan dalam bentuk seperti tabel) dan tipe data bentukan sendiri (tipe data yang kita buat sendiri yang dapat berisi berbagai tipe data lainnya). Berikut ini adalah contoh tipe-tipe data dalam bahasa C++
Image
Sebuah variabel menyimpan nilai ber-tipe data yang sesuai dengan deklarasi. Operasi pada variabel bergantung pada tipe datanya. Membuat nama variabel harus baik dan benar. Jangan sampai nama variabel yang digunakan membingungkan anda. Cari nama variabel yang mudah dimengerti, dan ingat, huruf kapital dan huruf kecil dapat menyebabkan error. Pada deklarasi menggunakan huruf kapital dan pada program menggunakan huruf kecil (meskipun nama variabelnya sama) menyebabkan error. Dalam variabel tidak boleh ada tanda baca (kecuali _ itupun tidak boleh di awal), tidak boleh ada spasi dan nama di awal tidak boleh angka (kalau angka di tengah atau akhir, diperbolehkan). Suatu variabel nilainya dapat berubah/diubah.
Selain variabel ada juga yang namanya konstanta. Berbeda dengan variabel, konstanta nilainya tidak dapat diubah contoh pemakaian constanta
Thanks for reading Struktur Dasar Pemrograman dalam Bahasa C++

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment